Minggu, 01 Maret 2015

Curug Malela, Air Terjun Niagara Mini di Kota Bandung

Bagi sebagian orang, mengunjungi suatu tempat wisata, semakin mudah dijangkau maka akan semakin mengasyikan. Namun bagi sebagian lainnya, tempat yang sulit dijangkau dan menantang, menjadi suatu tantangan tersendiri. Nah, jika Anda termasuk pada kategori kedua, maka ada baiknya mengunjungi salah satu tempat wisata di Bandung yang bernama Curug Malela.

Keindahan Curug Malela memang masih sedikit orang yang mengetahuinya. Hal ini karena memang lokasinya yang sulit dijangkau. Padahal, curug ini dikenal juga dengan sebutan air terjun Niagara mini dari Bandung.

Tempat wisata di Bandung ini terletak di Desa Cicadas, Bandung Barat. Tinggi air terjun ini yaitu 60 hingga 70 meter dengan lebar air terjun yaitu sekitar 50 meter. Air terjun ini adalah salah satu rangkaian dari 7 air terjun bertingkat sepanjang 1 kilometer. Dan air terjun ini adalah air terjun paling atas dari rangkaian tersebut.

Karena merupakan curug tertinggi serta letaknya yang lumayan jauh dari pusat Kota Bandung, maka dapat dipastikan Anda membutuhkan waktu dan fisik yang cukup besar. Jarak tempuh curug ini dari kota Bandung yaitu sekitar 3 jam melalui rute Bandung-Cimahi-Cililin-Sendang Kerta-Bunijaya-Perkebunan Teh Montaya.

Jika Anda menggunakan mobil, maka Anda harus menitipkan mobil Anda di rumah-rumah penduduk di kawasan perkebunan. Anda harus melanjutkan perjalanan Anda dengan menyewa ojek yang akan mengantar jemput Anda. Perjalanan menggunakan ojek ini pun cukup sulit. Karena Anda akan melewati jalanan rusak, berbatu hingga berlumpur jika hujan.

Perjuangan perjalanan Anda belum berakhir. Anda harus menempuh perjalanan Anda dengan berjalan kaki dengan kondisi jalanan penuh lumpur dan batu. Namun, perjuangan Anda akan terbayarkan karena pemandangan indah yang tersaji dari air terjun ini.

Karena debit airnya yang deras, maka para pengunjung diharapkan untuk berhati-hati. Terlebih lagi dengan batu-batu besar yang ada disekitar aliran air terjun ini. Bulir-bulir air yang terciprat terkena terkena batu besar di bawahnya, menambah seru pengalaman Anda. Hijaunya pemandangan disekitar Curug Malela ini juga membuat pengalaman perjalanan berangkat Anda akan hilang. Sejenak melupakan perjuangan perjalanan pulang Anda yang akan dilalui.

Selasa, 24 Februari 2015

3 Hotel Murah Dan Nyaman di Kota Bandung

Hotel Ibis Bandung Trans Studio
Kota Bandung adalah salah satu destinasi tujuan wisata yang paling sering didatangi oleh wisatawan. Tak heran jika pertumbuhan hotel di Bandung berkembang pesat. Namun, tentunya tak sedikit orang yang mencari hotel murah di Bandung sebagai tempat untuk menginap.

Jika Anda mencari hotel di Bandung namun dengan tariff menginap yang murah. Berikut adalah daftar hotel murah di Bandung yang bisa menjadi pilihan Anda namun pastinya tetap memberikan kenyamanan.

1.    Ibis Bandung Trans Studio

Hotel bintang 3 ini memang menjadi hotel terbesar cabang Ibis di Asia. Letak hotel yang strategis dan berada di kawasana belanja dan hiburan yaitu Trans Studio Bandung, menjadi keunggulan dari hotel ini. Akses menuju bandara dan stasiun pun cukup dekat. Fasilitas yang diberikan oleh hotel ini yaitu layaknya hotel bintang 3 lainnya. Tariff permalamnya yaitu mulai dari Rp. 384.000. Cukup murah bukan?

2.    FaveHotel Braga

Hotel ini terletak di Braga Citiwalk Bandung. Hotel ini sangat cocok untuk Anda yang menginap di Bandung untuk tujuan belanja dan nongkrong. Karena di depan hotel ini terdapat deretan restoran dan kafe yang cocok untuk Anda jadikan tempat nongkrong. Letaknya pun tak jauh dari pusat bisnis, bandara, stasiun hingga sentra oleh-oleh. Hotel dengan total kamar 160 ruang ini memasang tariff sebesar Rp. 338.000 per malam.

3.    Gino Feruci Kebon Jati

Hotel murah di Bandung yang rasanya sayang untuk tidak Anda jadikan sebagai tempat menginap saat di Bandung adalah Gino Feruci Kebon Jati. Hotel di Bandung ini hadir dengan gaya klasik dan antik, membuat hotel ini terlihat menarik. Terutama dari sisi furniture yang digunakan.

Hotel dengan total kamar 109 kamar tersebut hadir dengan berbagai fasilitas modern dan canggih. Letaknya di kawasan Paskal bandung membuat Anda mudah untuk menjangkau ke berbagai tempat. Hotel ini per malamnya memasang tariff sebesar Rp. 492.000 ribu Rupiah.

Minggu, 22 Februari 2015

Wisata Kuliner Sekaligus Menikmati Pemandangan Indah? D’café Bandung Saja

Kota Bandung memang menyajikan banyak hal baru setiap saatnya. Dan kini, sebuah kafe dengan pemandangan indah dan citarasa kuliner lezat pun hadir di kota ini. Tempat wisata kuliner di Bandung ini bernama D’café Bandung.

D’café Bandung terletak di sekitar kawasan Tebing Keraton, Bandung. Pemandangan dari salah satu tempat wisata kuliner di Bandung ini cukup menarik. Sehingga banyak orang yang mengunjungi kafe ini tak hanya untuk menikmati sajian makanannya saja yang lezat. Namun juga pemandangannya yang indah.

Tebing Keraton terletak di Kampung Ciburial. Kawasan ini memang menjaid magnet tersendiri bagi para wisatawan. Karena terkenal indah dan menawan. Panorama hutan dari Taman Hutan Raya Ir H Djuanda yang berwarna hijau menjadi background dari kafe ini. Cocok untuk Anda datangi di akhir pekan.

Jalur untuk menuju kafe ini tidaklah sulit. Dapat Anda tempuh dari Terminal Dago. Dari Terminal Dago, Anda menuju Taman Hutan Raya Ir H Djuanda. Sebelum Anda masuk ke gerbang II, maka Anda belok kanan mengikuti jalur. Anda akan menemukan sebuah gerbang kayu dengan rumah joglo yang ada di kiri jalan. Itulah kafe tersebut. Letaknya yaitu sekitar 300 meter sebelum Warung Bandrek.

Meski baru beroperasi, namun telah banyak yang mengetahui kafe ini. Meskipun promosinya masih terbatas dari promosi mulut ke mulut. Jadi, tak ada salahnya jika Anda berwisata ke Taman Hutan Raya Ir Djuanda, Anda mampir ke Tebing Keraton dan juga mampir ke salah satu tempat wisata kuliner di Bandung yaitu D’café Bandung. Dan nikmati kelezatan dari panganan yang disajikan serta keindahan dari alam Kota Bandung.

Kamis, 19 Februari 2015

Ini 4 Pilihan Destinasi Liburan di Lembang, Bandung

Floating Market Lembang
Liburan ke Bandung, rasanya kurang jika tidak mampir ke Lembang. Keindahan dari Lembang, memang tidak kalah dengan Bandung. Ada banyak tempat wisata di Lembang yang menarik untuk dikunjungi. Setidaknya, ada 4 destinasi liburan di Lembang yang bisa menjadi pilihan Anda. Berikut adalah pilihannya.

1.    De'Ranch

Destinasi liburan pertama saat di Lembang yang bisa Anda kunjungi adalah De'Ranch. Tempat wisata di Lembang ini berada di Jalan Maribaya No 17. Di sini, Anda bisa merasakan suasana serta bergaya ala koboi Amerika. Menarik bukan?

Anda bisa berkuda dan berkeliling tempat ini. Tak hanya itu saja. Anda bisa menikmati permainan seperti flying fox, fun boat, berkeliling menggunakan sepeda, hingga bermain panahan. Cukup membayar sebesar 8 ribu rupiah untuk masuk, Anda bisa bergaya ala koboi.

2.    Observatorium Bosscha

Ingat film Petualangan Sherina? Jika iya, maka Anda bisa merasakan adegan film tersebut dengan mengunjungi Observatorium Bosscha. Di sini, Anda juga bisa mengetahui berbagai pengetahuan mengenai luar angkasa seperti mengamati planet, bintang hingga asteroid.

Anda bisa mengunjungi tempat ini pada siang serta malam hari. Dengan membayar 15 ribu Rupiah untuk siang hari dan 20 ribu Rupiah pada malam hari, Anda bisa menikmati keindahan langit yang indah.

3.    Gunung Tangkuban Perahu

Siapa yang tak mengenal tempat wisata yang satu ini. Berlokasi di Desa Cikole atau sekitar 30 km dari pusat Kota Bandung. Tempat wisata ini cocok untuk Anda melepas penat dari kemacetan Jakarta dan Bandung. Udaranya pun sukup sejuk dan dingin. Semakin sempurna dengan keindahan pemandangan dari kawah gunung ini. Namun, pastikan untuk menggunakan pakaian tebal dan membawa masker atau penutup hidung dan mulut. Karena aroma belerang dari kawah ini cukup membuat mual dan pusing.

4.    Floating Market

Destinasi liburan yang tidak boleh dilewatkan saat Anda berkunjung ke Lembang adalah Floating Market. Tempat wisata di Lembang ini merupakan pasar terapung layaknya yang ada di Kalimantan. Namun, berbeda dengan yang ada di Kalimantan, di Floating Market ini Anda akan melihat aneka kuliner khas Sunda dijajakan. Jadi Anda bisa menikmati aneka kuliner seperti surabi, siomay, bakso tahu, hingga kuliner lainnya sambil menaiki perahu. Cukup romantis untuk Anda yang datang ke tempat ini secara berpasangan. Lokasi tempat ini yaitu di Jalan Grand Hotel no 33 E, Lembang. Cukup membayar 15 ribu Rupiah, maka Anda bisa membeli aneka jajanan yang disediakan.

Selasa, 17 Februari 2015

Nikmati Keseruan Mengenang Masa Lalu Dengan Permainan Jadul di Komunitas Hong Bandung

Kangen dengan aneka permainan jadul yang sering Anda mainkan saat masih kecil? Jika ya, maka saatnya Anda mengunjungi tempat wisata di Bandung yaitu Komunitas Hong. Di sini, Anda bisa menikmati aneka permainan zaman dahulu seperti enggrang, gobak sodor hingga aneka permainan lainnya.

Komunitas Hong adalah suatu komunitas yang terletak dekat dengan Taman Hutan Raya Djuanda. Komunitas ini digagas oleh seorang Dosen Seni Rupa di Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI), M. Zaini Alif. Selain sebagai Dosen Seni Rupa, ia juga merupakan salah satu orang yang yang mencintai permainan jadul.

Permainan-permainan seperti gobak sodor, sorodot gaplok dan lainnya memang saat ini telah jarang ditemukan. Sehingga pastinya, komunitas ini menjadi pelepas kerinduan Anda akan masa lalu dan permainan masa lalu.

Hong sendiri berasal dari ungkapan permainan ucing-ucingan. Kata Hong akan diucapkan saat ada lawan main yang ditemukan. Hong sendiri berarti ketemu dalam bahasa Sunda. Dari sekedar komunitas kecil, kini berubah menjadi sebuah tempat wisata di Bandung yang wajib Anda kunjungi.

Setidaknya ada 250 permainan tradisional dari Sunda yang berhasil dikumpulkan oleh komunitas ini. Tak hanya permainan lokal saja. Permainan tradisional dari Negara lain pun bisa Anda temukan di komunitas ini.
enggrang
Suasana asri dan khas Sunda menjadi ciri khas dari tempat ini. Saat Anda masuk, maka Anda akan menemukan leuit atau lumbung padi khas Sunda. Leuit sendiri bagi orang Sunda memiliki arti sebagai simbol kemakmuran. Selanjutnya, Anda juga akan menemukan halaman yang digunakan untuk bermain.

Permainan tradisional yang berkembang di Indonesia tidak hanya sekedar permainan untuk mengisi waktu luang saja. Namun juga memiliki makna untuk membentuk watak anak menjadi lebih sportif, cerdas dan tangkas.

Komunitas Hong sendiri didirikan untuk menjaga dan memelihara beragam permainan yang saat ini telah semakin jarang atau sulit untuk ditemukan. Jadi, jika Anda rindu dan ingin kembali mencoba dan mengenang permainan jadul yang Anda ketahui. Maka tak ada salahnya untuk datang ke tempat wisata di Bandung ini.

Jumat, 30 Januari 2015

Serunya Menonton di Taman Film Bandung, Tempat Wisata Baru di Bandung

Kota Bandung kembali berbenah. Kini, ada tempat wisata di Bandung yang baru yang wajib dikunjungi oleh Anda. Yaitu Taman Film Bandung. Taman ini bukan sekedar taman biasa. Taman ini merupakan taman yang difungsikan sebagai tempat untuk pemutaran film secara gratis untuk masyarakat.

Taman Film Bandung ini berdiri di atas lahan seluas 1.300 meter persegi. Taman ini mampu menampung sebanyak 500 orang. Film ini diputar disebuah layar berukuran 4 x 8 meter dengan penggunaan daya hingga mencapai 33 ribu watt.

Taman film dengan konsep bioskop outdoor ini memang telah diresmikan. Namun taman ini belum sepenuhnya rampung. Akan tetapi, taman film ini telah dapat Anda nikmati. Taman ini menyerupai amphiteater yang ada di banyak Negara maju.

Tempat duduk untuk taman film ini dibentuk secara berkelok dengan posisi rendah hingga tinggi. Sehingga setiap orang yang duduk  dan menonton dapat melihat film yang ditayang kan tanpa terhalangi. Untuk alas rumputnya sendiri menggunakan rumput sintesis yang pastinya nyaman dan juga bebas dari nyamuk.

Taman film ini nantinya akan menayangkan berbagai film dengan aneka genre. Mulai dari lokal, Hollywood, Bollywood, Korea hingga acara bola. Pemandangan saat malam hari di taman ini terasa begitu indah. Hal ini karena di taman ini dihiasi oleh aneka lampu yang menambah cantik taman ini.

Bahkan rencananya, di salah satu sudut taman akan dipajang foto para insane perfilman Indonesia sebagai salah satu bentuk penghormatan bagi mereka. Di taman ini, Anda harus menjaga kebersihan dan menjaga kenyamanan semua orang. selain jangan membuang sampah sembarangan. Di taman ini juga dilarang untuk merokok. Peraturan tersebut berlaku bagi semua orang tanpa batasan umur dan golongan.

Jadi kini, jika Anda mencari tempat wisata di Bandung yang lain dari pada yang lain. Cukup dengan datang ke Taman Film Bandung saja. Anda bisa bersantai sambil menikmati tontonan film yang di tayangkan. Cocok untuk dijadikan sebagai tempat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, kekasih dan teman.

Rabu, 28 Januari 2015

Segarnya Menghirup Udara Bandung di Taman Hutan Raya Djuanda

Bandung adalah salah satu kota yang menjadi favorit banyak orang untuk menghabiskan akhir pekan. Namun, banyak yang datang ke kota ini hanya untuk wisata kuliner atau wisata belanjanya. Padahal, banyak tempat wisata di Bandung yang cukup asyik untuk di datangi. Salah satunya adalah Taman Hutan Raya Djuanda.

Taman Hutan Raya Djuanda menghadirkan suasana sejuk dan nyaman yang saat ini jarang dimiliki oleh kota-kota besar. Di Tahura ini, Anda bisa menikmati sejuknya udara serta pemandangan yang indah. Selain itu, tempat wisata di Bandung ini sangat cocok untuk Anda yang ingin melakukan trekking bersama teman atau keluarga.

Di Tahura ini, terdapat objek wisata bernama Curug Omas. Curug Omas terletak sekitar 21 km di sebelah timur dari Bandung. Untuk masuk ke lokasi ini, Anda bisa melalui pos I dan II yang ada di Pakar Dago, pos III dari Curug Dago atau pos IV dari Maribaya.
Namun, yang paling sering dijadikan jalur untuk sampai ke curug ini adalah dari pintu masuk IV. Di sini, jalur untuk trekkingnya cukup nyaman. Anda bisa minta ditemani petugas untuk mendampingi Anda menjadi guide selama Anda berkeliling Tahura ini.

Usahakan Anda sampai di Curug Omas tidak terlalu siang. Sehingga cuaca di curug tidak terlalu terik. Namun kini Anda tidak dapat terlalu dekat untuk menikmati kesegaran air di curug ini. Karena sekarang, curug ini dihalangi oleh pagar besi karena terlalu berbahaya jika mendekat.

Ada banyak curug yang bisa Anda nikmati di Taman Hutan Raya Djuanda ini selain Curug Omas. Mulai dari Curug Cigulung, Curug Cikoleang, serta Curug Cikawari. Curug-curug tersebut dikenal juga dengan sebutan Curug Maribaya. Jadi, tak perlu jauh-jauh lagi untuk menikmati kesegaran air pegunungan. Cukup datang ke tempat wisata di Bandung ini.